- See more at: http://www.walman.org/2013/04/cara-membuat-efek-salju-bintang-berjatuhan-dan-daun-berguguran-di-blog.html#sthash.PhIcrwRq.dpuf

Halaman

monyet

Cute Rocking Baby Monkey Sumber Artikel Dari : http://info-kitaku.blogspot.com/2013/05/cara-membuat-animasi-kursor-di-blog.html#ixzz2TzPt1EO8

Jumat, 24 Mei 2013

Contoh Butir Soal


A.    IDENTITAS SEKOLAH
SATUAN PENDIDIKA                      :  SMA
KELAS / SEMESTER                        :  XI / II
MATA PELAJARAN                         :  BIOLOGI

B.     STANDAR KOMPETENSI
3.   Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan / penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada Salingtemas

C.     KOMPETENSI DASAR
3.1 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem gerak pada manusia

D.  INDIKATOR
-          Menjelaskan struktur dan fungsi rangka sebagai penyusun  sistem  gerak pada manusia.
-          Menggambar hubungan antar tulang yang membentuk berbagai persendian pada manusia
-          Menggambarkan struktur persendian pada manusia
-          Menghubungkan berbagai gerakan dan persendian yang terlibat pada manusia
-          Mendeskripsikan  struktur tulang manusia
-          Menjelaskan struktur dan fungsi otot sebagai penyusun sistem gerak pada manusia
-          Mengidentifikasi berbagai penyakit atau gangguan yang terjadi pada sistem gerak
manusia



E.     TUJUAN PEMBELAJARAN
-          Siswa dapat menjelaskan struktur dan fungsi rangka sebagai penyusun sistem gerak pada
manusia.
-          Siswa dapat menggambar hubungan antartulang yang membentuk berbagai persendia
pada manusia
-          Siswa dapat menggambarkan struktur persendian pada manusia
-          Siswa dapat menghubungkan berbagai gerakan dan persendian yang terlibat manusia
-          Siswa dapat mendeskripsikan  struktur tulang manusia
-          Siswa dapat menjelaskan struktur dan fungsi otot sebagai penyusun sistem gerak pada
manusia
-          Siswa dapat mengidentifikasi berbagai penyakit atau gangguan yang terjadi pada sistem
gerak manusia

F.      PENGEMBANGAN KARAKTER
Jujur
Kerja keras
Toleransi
Rasa ingin tahu
Komunikatif
Menghargai prestasi
Tanggung Jawab
Peduli lingkungan



D.    SOAL
1). Menjodohkan:       
1.      Matinya sel-sel tulang
2.      Kekurangan vit .D dan kalsium sehingga tulang keropos dan bengkok
3.      Kemampuan tulang berkurang, disertai kerusakan struktur sehingga tulang rapuh dan mudah patah
Option:
a.       Defisiensi
b.      Osteoporosis
c.       Nekrosis
d.      Kanker Tulang

2). Jawaban tepat
Kebiasaan posisi tubuh yang salah dimana, tulang belakang yang melengkung kesamping disebut…
a.       Lordosis
b.      Kifosis
c.       Scoliosis
d.      Nekrosis
e.       Urai sendi


Minggu, 19 Mei 2013

EVOLUSI MANUSIA


BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Hingga dewasa ini evolusi yang menyangkut manusia masih saja mengundang perdebatan yang sengit, meskipun mulai ada tanda-tanda pengertian bahwa manusia bukanlah makhluk yang dapat terbebas dari pengaruh perubahan lingkungan dan manusia tidak pula luput dari efek negatif perbuatannya dalam memanfaatkan alam sebagai sumber untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Keadaan inilah yang diungkapkan dengan kalimat “Bahwa manusia adalah bagian integral dari alam”. Kalau di masa lalu ulama Gereja, Uskub Oxford, yang bernama Samuel Wilberforce (1860), dengan kemarahan yang luar biasa membakar hadirin untuk membakar teori Darwin, maka dewasa ini orang dapat memahami teori tersebut, meskipun hal tersebut tidak berarti menyetujuinya.
Sementara orang awam berpendapat, bila benar manusia itu produk evolusi dan bila evolusi itu terus berlangsung seperti yang terjadi di masa lampau, maka keturunan manusia dikemudian hari adalah makhluk yang lebih sempurna dibanding dengan manusia masa kini. Sudah barang tentu hal ini sekedar di dasari pada pemikiran analogik belaka, tanpa ada kejelasan dalam hal apa kelebihannya dan bagaimana mekanismenya. Bagaimanapun hal ini mendorong para ahli untuk mencoba mengungkap kebenaran proses evolusi, melalui eksplorasi dari aspek Geologik, paleontologik, maupun arkeologik,disamping mulai diadakannya eksperimentasi dengan ilmu dan alat mutakhir yang dapat menunjang mempertajam bila perlu membenahi atau merombak gagasan evolusi. Mereka dapat melakukan hal ini dengan lebih terbuka
1.2.Rumusan Masalah,
Berdasarkan latar belakang masalah di atas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut:
1.      Bagaimana urutan perkembangan menuju manusia modern, dari mahkluk yang bipedal yang diduga menjadi leluhur manusia?
2.      Apakah yang dimaksud relung ekologik manusia adalah budayanya?
3.      Dalam hal apa saja manusia mempunyai potensi untuk menentukan arah evolusnya?



1.3. Tujuan Penulisan
Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dapat dirumuskan tujuan dari penulisan makalah ini adalahsebagai berikut:
1.      Untuk mengetahui urutan perkembangan menuju manusia modern dari mahkluk bipedal yang diduga menjadi leluhur manusia.
2.      Dapat mengetahui pengertian relung ekologik manusia adalah budayanya.
3.      Untuk mengetahui dalam hal apa manusia mempuyai potensi untuk menentukan arah evolusinya.

1.4. Manfaat Penulisan
Berdasarkan penulisan makalah ini, diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:
1.      Manfaat teoritis, dari segi akademis, sebagai sarana pembanding bagi dunia ilmu pengetahuan.
2.      Menambah wawasan penulis dan pembaca
3.      Memberikan informasi tentang teori-teori mengenai terjadinya makluk pertama dan dapat menambah ilmu pengetahuan bagi pembaca.










BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Perkembangan Manusia Modern dari Mahkluk Bipedal
Dalam pelacakan menuju perkembangan menuju manusia modern banyak dugaan yang timbul mengenai mata rantai mulai dari makhluk yang diduga sebagai pra manusia modern. Salah satu kemungkinan adalah menganggap bahwa garis tersebut dimulai dari Australopithecus - Homo habilis – Homo erectus (Pithecanthropus)  - Manusia Lembah Neander – Manusia Cro-magnon - Manusia modern. Pendapat yang lain adalah  bahwa Homo habilis lah yang merupakan titik mula leluhur manusia, yang bipedal, untuk selanjutnya dapat digambarkan sebagai berikut: Homo habilis – Manusia lembah Neander – Manusia Cro-Magnon – Manusia Modern atau dengan adanya ciri-ciri yang lebih manusia pada manusia Swanscombe maka kemungkinan urutannya menjadi Homo habilis – Manusia :”Swanscombe” (mempunyai ciri yang sama dengan manusia Swanscombe yang ditemukan di lembah sungai Thames) – Manusia Cro-Magnon – Manusia Modern. Masih banyak kemungkinan yang dapat terjadi.
Dari kemugkinan mata rantai tersebut kemungkinan yang lain adalah adanya kemungkinan pertukaran gena antara yang diduga sebagai leluhur manusia, yang hidup dalam saat yang bersamaan dan mempunyai relung (niche) yang sama. Ini berarti bahwa antara mereka yang hidup pada dimensi waktu yang jauh, keturunannya tidak mungkin untuk saling tukar-menukar gena, dan mereka disebut sebagai Chronospecies. Pengertian ini dilandasi oleh pengertian bahwa dalam perjalanan waktu, makhluk hidup dapat mengalami modifikasi, modifikasi berlanjut, ataupun mutasi kecil sehingga dalam dimensi waktu tertentu, suatu saat keduanya tak mungkin mengadakan pertukaran gena. Pengertian lain yang timbul adalah pengertian Biospecies, yang timbul dan berkembang dalam kurun waktu yang sama.
2.2. Relung Ekologik Manusia adalah Budayanya
Mengenai “kesadaran batin” sesungguhnya tidak hanya dijumpai pada manusia saja, tetapi memang bahwa kesadaran batin pada manusia merupakan bentuk paling tinggi, Evolusi yang menuju pada manusia modern, menurut Teilhard justru dimulai dari perkembangan internalnya, kemudian perwujudan keluarnya adalah sebagai suatu bentuk aksi pada lingkungan. Pada evolusi manusia berinteraksi dengan lingkungan, menunjukkan kecenderungan bahwa semakin muda usia geologik pendahulu manusia modern, semakin jelaslah peran “kesadaran batinnya”. Manusia tidak semata-mata beradaptasi terhadap lingkungannya. Hal ini mungkin benar pada Australopitesin, tetapi selanjutnya perkembangannya adalah terjadi suatu evolusi dalam mewujudkan relungnya (niche). Itulah sebabnya sementara para ahli berpendapat bahwa adaptasi manusia dalam perkembangan  evolusinya tidak semata-mata terhadap alam, tetapi juga terhadap lingkungan kulturnya.
2.3. Potensi Manusia Menentukan Arah Evolusinya
Evolusi “kesadaran batin” menurut Teilhard mencapai puncaknya pada manusia, dan ini terus berkembang samapai mendekati titik omega (w) yaitu mendekati sifat-sifat Tuhan. Kata mendekati harus digaris bawahi karena bagaimanapun sifat itu tidak pernah akan tercapai disamping itu menjadi pertanyaan besar, melihat keadaan dewasa ini, yang penuh dengan hingar-bingar, penyimpangan norma dan nilai-nilau luhur yang sudah menjadi tradisi, peperangan, perkosaan, dan segala macam kekerasan. Sampai-sampai kekerasan pun kini sudah melembaga. Hingga  manusia sekarang sudah tidak memiliki sifat-sifat yang lebih luhur dari nenek moyang kita leluhur manusia yang masih berbudaya alami.
Komunikasi yang terbuka, transportasi yang canggih, perubahan cara berpikir, bersikap dan bertindak memungkinkan terjadinya alur gena secara leluasa, bahkan bukan sekedar alur potensi tetapi sekaligus alur produk budayanya. Relung (niche) ekologik cenderung menjadi seragam namun semakin jauh dari sentuhan alam. Adaptasi, seleksi alam dan spesiasi tidak lagi semata-mata tergantung alam. Manusia cenderung untuk mengarahkan sendiri ciri-ciri keturunannya di masa datang.









BAB III
PENUTUP
1.1. Simpulan
Berdasarkan pemaparan diatas maka dapat disimpulkan bahwa usaha untuk melacak mata rantai proses evolusi manusia tidak cukup bila didasarkan oleh penemuan fosil  yang ada. Secara teoritik, genetika memberi peluang untuk memberi gambaran mata rantai evolusi. Namun gambaran harus lebih nyata  bila dipadu dengan pendekatan biokimiawi dan biofisikawi. Evolusi manusia di gerakkan oleh kekuatan internal dan lebih di sebabkan oleh perkembangan budanya daripada lingkungan alami, dan evolusi manusia diarahkan oleh manusia itu sendiri.

Sabtu, 13 April 2013

laporan individu KKN


LAPOARAN INDIVIDU
MENINGKATKAN KWALITAS PERPUSTAKAANDENGAN MENGKLASIFIKASIKAN BUKU MENURUT BIDANG ILMU DI SD NEGERI 2 JEHEM

DI DESA             : JEHEM
KECAMATAN   : TEMBUKU
KABUPATEN     : BANGLI





RINGKASAN
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan suatu program wajib dari suatu universitas yang bertujuan menjalankan tugas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang manfaatnya dapat dirasakan oleh mahasiswa maupun oleh masyarakat pedesaan.KKN merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan latihan, penerapan, dan pengamalan ilmu pengetahuan yang dimiliki, yang diperoleh dari bangku perkuliahan. Bagi dosen pembimbing akan memperoleh berbagai kasus yang berharga sebagai bahan masukan dalam perkuliahan dan penelitian, bagi pemerintah dan masyarakat desa lokasi KKN diharapkan dapat memetik manfaat sebanyak-banyaknya melalui kerjasama dengan mahasiswa untuk melaksanakan pembangunan di desa.
 KKN yang kami laksanakan merupakan KKN angkatan XXXVI Periode I Tahun 2013 yang di lokasikan di desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, yang dimulai dari tanggal 2 Februari s/d 21 Maret, dan posko yang saya tempati adalah di Kantor  Kepala Desa Jehem dimana di ikuti oleh 82 mahasiswa semester VI dari berbagai fakultas dan program study yang berbeda. diantaranya berasal dari Fakultas Ekonomi, FKIP biologi, FKIP Bahasa inggris, FKIP sejarah, FKIP Bahasa Indonesia, Fakultas Pertanian Agrobisnis.Kegiatan KKN ini diselenggarakan oleh Universitas Mahasaraswati Denpasar.dan merupakan program tetap bagi Universitas kami Mahasaraswati Denpasar.
Dalam kegiatan ini saya melakukan kegiatan yang sifatnya berupa pengabdian kepada masyarakat.Mendanakan bakti saya kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk kontribusi saya terhadap masyarakat. Salah satu kegiatan yang saya ambil yaitu membantu masyarakat khususnya staf perpustakaan sekolah dalam mengklasifikasikan buku menurut bidang ilmu di perpustakaan SDN 2 Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli mengingat mengklasifikasikan buku menurut bidang ilmu di perpustakaan sangat penting karena dengan ini akan mempermudah siswa bahkan sangat membantu siswa dalam pencarian buku yang ingin mereka baca/cari.




PRAKATA

Dengan menghaturkan puja dan puji syukur kehadapan Ida Shang Hyang Widi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmat-Nyalah saya dapat melaksanakan dan menyelesaikan kegiatan KKN di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli ini dengan baik, serta dapat pula menyelesaikan laporan individu ini yang merupakan syarat wajib bagi para Mahasiswa yang mengikuti KKN angkatan ke XXXVI Periode I Tahun 2013 Universitas Mahasaraswati Denpasar.
Dalam laporan individu ini  kami mengucapkan terima kasih kepada :
1.      Ibu Tjok Istri Ramaswati, SH. MM, selaku Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar.
2.      Bapak Ir. I Ketut Widnyana M.Si, selaku Dosen Pembimbing KKN Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, kabupaten Bangli.
3.      Bapak I Made Widana Sm.Hk, selaku Kepala Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli.
4.      Bapak Ketua LPPM beserta tim pengelola Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan XXXVI Periode I tahun 2013 Universitas Mahasaraswati Denpasar yang telah banyak memberikan bimbingan dalam pelaksanaan KKN.
5.      Panitia pelaksana KKN Universitas Mahasaraswati Denpasar angkatan XXXVI Periode I Tahun 2013.
6.      Teman-teman Mahasiswa yang terlibat secara langsung maupun tak langsung dalam kegiatan KKN di desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli.
7.      Orang tua yang selalu mendukung baik dalam bentuk materiil maupun nonmatriil.
8.       Kepada seluruh masyarakat Desa Jehem atas kerjasama dan permaklumannya kepada kami selama kami mengadakan kegiatan KKN di Desa Jehem.


9.      Seluruh keluarga besar SDN 2 Jehem, para guru dan siswa-siswi atas segala bantuan dan dukungannya terhadap kami.
10.  Serta semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu atas segala bantuannya kami ucapkan banyak terima kasih.

Saya menyadari sepenuhnya atas keterbatasan pengetahuan dan kemampuan yang ada masih dari kesempurnaan.Karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak demi kesempurnaan laporan ini.
Akhirnya terima kasih saya ucapkan, semoga laporan ini selanjutnya bermanfaat bagi semua yang membutuhkan.




Desa Jehem
Denpasar, 19 Maret 2013


Penulis,
Ni Komang Sutriasih














DAFTAR LAMPIRAN

1.      Peta desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli
2.      Susunan kepengurusan PKK desa Jehem
3.      Struktur organisasi dan tata kerja desa Jehem
4.      Program kerja KKN
5.      Rancangan kalender kerja
6.      Kalender riil
7.      Skala prioritas
8.      Presentase pencapaian program kerja tambahan
9.      Struktur organisasi KKN
10.  Kordinator banjar
11.  Kordinator bidang KKN
12.  Surat peminjaman tempat
13.  Surat undangan dinas kesehatan
14.  Surat undangan Kelian Banjar
15.  Daftar riwayat hidup
16.  Dokumentasi






BAB I
PENDAHULUAN
A.    Analisis Situasi
Perpustakaan sekolah sebagai bagian dari sarana di sekolah sangat diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan. Perpustakaan sekolah sebagai perangkat pendidikan di sekolah merupakan bagian integral dari sistem kurikulum sekolah bersama dengan sumber belajar yang lain. Perpustakaan sekolah bertujuan mendukung proses kegiatan belajar mengajar demi tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan. Dengan adanya perpustakaan sekolah diharapkan dapat memenuhi harapan menjadi tempat mencari sumber informasi, menumbuhkan minat baca, membantu menggairahkansemangat belajar, mendorong membiasakan siswa belajar mandiri, dan memberi hiburan yang sehat. Perpustakaan pada sekolah dasar sangat diperlukan karena untuk memperoleh informasi siswa harus banyak membaca, selain itu perpustakaan dapat melakukan pembinaaan intelektual, sikap, spiritual, harus dimulai dari anak pada tingkat pendidikan dasar, Karena dasar awal anak yang diperoleh dari pembelajaran di kelas juga di perpustakaan serta dapat mengembangan ketrampilan berbahasa baik membaca, menulis, dan berbicara maka peran dari perpustakaan sekolah itu sangat penting.
Berdasarkan pengamatan dan observasi yang telah dilakukan selama kurang lebih satu minggu di desa tersebut, maka dapat disusun program kerja selama proses KKN berlangsung. Banyak hal yang bisa mahasiswa KKN bantu untuk proses pembangunan desa tersebut, baik dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Kelembagaan, dan Sarana dan Prasarana Desa.Salah satunya adalah mengenai perpustakaan di SDN  2 Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli ternyata selama ini kurang menarik perhatian atau kurang diminati, terutama oleh para siswa. Hal ini disebabkan karena berbagai kendala yaitupengelolaannya tidak profesional terutama tidak adanya pengklasifikasian buku menurut bidang ilmu yang disebabkan oleh ketiadaan tenaga pengelola (pustakawan) yang professional, serta dana yang dimiliki terbatas. Walaupun lokasinya yang dimiliki sudah cukup nyaman/kondusif, koleksi buku cukup lengkap,
Dengan wahana Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini, mahasiswa diharapkan dapat mengaktualisasikan disiplin ilmu yang masih dalam tataran teoritis terhadap realisasi praktis dengan bentuk pengabdian dan pendampingan langsung kepada masyarakat, di samping penelitian yang dilakukan sebagai usaha pengembangan ilmu yang didapat sebelumnya.Selain itu, Kuliah Kerja Nyata (KKN) juga memiliki keterampilan dalam mengatasi masalah-masalah yang terjadi di lapangan sebagai media untuk belajar membangun hubungan yang integral dalam komunitas sekolah, sebagai obyek utama yang akan dihadapi kelak setelah menyelesaikan studi.Salah satunya adalah memberikan sumbangan konsep pemikiran tentang alternatif pemecahan dari segala permasalahan perpustakaan sekolah yang dihadapi SDN 2 Jehem ini yaitu dengan mengklasifikasikan buku menurut bidang ilmu.
B.     Perumusan Masalah
Dari latar belakang di atas, adapun perumusan masalah yang akan dibahas dalam laporan ini adalah sebagai berikut:
1.      Apakah manfaat dari mengklasifikasikan buku menurut bidang ilmu di perpustakaan SDN 2 Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli?
2.      Apakah hambatan yang dihadapi dalam pengklasifikasian buku menurut bidang ilmu di perpustakaan SDN 2 Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli?







BAB II
TUJUAN DAN MANFAAT
A.    TUJUAN
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penyusunan laporan ini yaitu:
1.             Untuk memenuhi persyaratan akademis yang ditentukan sebagai salah satu kewajiban bagi mahasiswa yang telah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pola Sibermas pada Universitas Mahasaraswati Denpasar.
2.             Memberikan laporan secara tertulis sebagai wujud pertanggungjawaban terhadap hasil yang dicapai selama KKN
3.             Memberikan pengalaman bagi mahasiswa tentang cara memberdayakan potensi yang esensial untuk kepentingan masyarakat.
4.             Mengetahui manfaat dari mengklasifikasikan buku menurut bidang ilmu di perpustakaan sekolah.
5.             Mampu mengatasi hambatan yang dialami dalam mengklasifikasikan buku menurut bidang ilmu di perpustakaan SDN 2 Jehem

B.     MANFAAT
Manfaat yang bisa di dapat dari penyusunan laporan ini adalah :
Ø  Manfaat bagi Masyarakat
1.      Masyarakat khususnya siswa dapat dengan mudah dalam menemukan buku bacaan yang dicari yang sesuai dengan klasifikasi.
2.      Masyarakat yang bekerja sebagai staf/pengurus perpustakaan dapat termotivasi dalam pengklasifikasian buku menurut bidang ilmu untuk menata buku-buku selanjutnya.
Ø  Manfaat bagi Mahasiswa
1.      Mamenuhi atau melaksanakan program sesuai program Tri Dharma Perguruan Tinggi.
2.      Mahasiswa memperoleh pengalaman yang dapat diterapkan pada kehidupan nyata atau di kehidupan sehari-hari dan di dalam bermasyarakat.


BAB VI
PELAKSANAAN KEGIATAN
A.    Realisasi  Penyelesaian Masalah
Sesuai dengan permasalahan yang telah disusun maka diperlukan satu teknik ataupun metode khusus dalam menyelesaikan masalah tersebut, agar tercapai hasil yang sempurna. Mengetahui situasi yang saya temukan di perpustakaan SDN 2 Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli akan kurangnya pengelolaan perpustakaan yang profesional, maka saya berusaha untuk membantu dalam pengelolaan perpustakaan khususnya dalam mengklasifikasikan buku menurut bidang ilmu di perpustakaan SDN 2 Jehem..
B.     Khalayak Sasaran
Sasaran yang ditetapkan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah SDN 2 Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli.
C.    Metode yang Digunakan
Agar tujuan kegiatan yang diinginkan dapat dicapai, maka penulis menggunakan beberapa metode seperti berikut :
1.      Metode Klasifikasi
Metode pengelompokan/klasifikasi adalah metode dengan mengelompokan buku sesuai dengan bidang ilmu. Kegiatan ini dilaksanakan di perpustakaan SDN 2 Jehem pada tanggal 16 Februari 2013 dan pemasangan tulisan klasifikasi bidang ilmu pada tanggal 8 Maret 2013. Kegiatan ini dibantu siswa-siswa SDN 2 Jehem, karena dengan melibatkan mereka akan memberikan pengalaman bekerja berbagai bahan pustaka, menumbuhkan kesadaran dan kecintaannya terhadap buku serta rasa tanggung jawab yang besar.
2.      Metode Dokumentasi
Metode dokumentasi ini adalah mengumpulkan foto-foto hasil pemotretan pelaksanaan dari mengklasifikasikan buku menurut bidang ilmu di perpustakaan SDN 2 Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli.
BAB V
HASIK KEGIATAN
A.    Evaluasi Hasil
            Melihat dari kegitan yang telah dilakukan, saya dapat melihat manfaat dari mengklasifikasikan buku menurut ilmu di perpustakaan SDN 2 Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli.Buktinya hasil akhir yang kami peroleh buku-buku yang ada dalam perpustakaan di SDN 2 Jehem tersusun rapi dengan klasifikasi menurut bidang ilmu.sehinggadapat menarik perhatian dan minat baca siswa, karena dengan pengklasifikasian ini sangat membantu siswa di SDN 2 Jehem dalam pencarian informasi/buku yang mereka ingin baca tanpa harus mengacak-acak semua buku yang ada dalam rak perpustakaan.
B.     Faktor Pendorong
            Dalam menjalankan kegiatan ini tidak sedikit yang menjadi faktor pendorongnya, salah satunya adalah sambutan positif dari pihak Kepala Sekolah dan para dewan gurudi SDN 2 Jehem, serta siswa-siswa SDN 2 Jehem yang saya libatkan langsung dalam membantu mengklasifikasikan buku menurut ilmu di perpustakaan sekolah,sehingga hasil yang diinginkan bisa terlaksana dengan sempurna dan berjalan lancar.
C.    Faktor Peghambat
      Adapun faktor penghambat yang membuat proses mengklasifikasikan buku menurut bidang ilmu di perpustakaan SDN 2 Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli yang dilakukan yaitu:
a)      Buku-buku di rak  perpustakaan kurang tersusun dengan baik, sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam pengelompokan buku menurut bidang ilmu.


b)      Kurangnya sarana dan prasarana berupa meja tempat membaca dan rak buku, sehingga buku-buku terkesan padat dan tidak ada celah.
c)      Kurangnya keterampilan pengurus perpustakaan dalam melibatkan siswa berpatisipasi sehingga siswa tidak mempunyai rasa tanggung jawab dan rasa memiliki.







BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
A.    Kesimpulan
  Dari semua hal yang telah diuraikan diatas, saya dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut:
1.      Saya telah mengikuti kegiatan mengklasifikasikan buku menurut bidang ilmu di SDN 2 Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli sesuai dengan program yang kami jalankan.
2.      SDN 2 Jehem sudah memiliki perpustakaan dengan buku sudah diklasifikasikan menurut bidang ilmu, sehingga sangat membantu siswa dalam pencarian buku yang akan dicari/dibaca.
3.      Selama kegiatan mengklasifikasikan buku menurut bidang ilmu di perpustakaan, saya menemukan beberapa hambatan-hambatan yang tidak terlalu menghambat kerja kami, sehingga semuanya dapat berjalan sesuai program.
4.      Penyusunan merupakan suatu syarat dalam mengikuti ujian KKN Sibermas yang diselenggarakan oleh Universitas Mahasaraswati Denpasar.

B.     Saran
Adapun saran-saran yang saya dapat sampaikan dalam kesempatan ini adalah
1.      Laporan ini diharapkan nantinya akan bermanfaat dan menjadi petunjuk bagi mahasiswa KKN selanjutnya.
2.      Diharapkan dengan kegiatan ini pustakawan dapat mengelola perpustakaan lebih baik dan melibatkan siswa berpatisipasi untuk membantu mengelola perpustakaan sehingga siswa akan mempunyai rasa tanggung jawab dan rasa ikut memiliki.





DAFTAR PUSTAKA
  LP2M UNMAS 2010, Buku  pedoman Kuliah Kerja Nyata Universitas Mahasaraswati Denpasar.
Program Kerja Mahasiswa KKN Angkatan XXXVI Periode 1 Tahun 2013


DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Bahwa yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama                            : Ni Komang Sutriasih
Umur                            : 25 Tahun
Tempat/Tanggal lahir   : Sibetan, 13 Maret 1988
Kebangsaan                  : Indonesia
Agama                          : Hindu
Alamat                          : Jln Buluh Indah Perum Pondok Indah V No. 19xx
                                    Denpasar - Bali
Email                             :  jadubengkuang@yahoo.com

Pendidikan Formal
SD Negeri 1 Jungutan
SMP Negeri 1 Bebandem
SMA Negeri 1 Bebandem